Kamis, 16 April 2009

Adik Syare gelapkan dana 1,6 M

Adik Syare’i Gelapkan Dana 1,6 M

Diduga Syare’i Terlibat

Brebes (BP), Sebuah sontakan luar biasa terjadi di tengah hiruk pikuk kampanye politik
para calon legislatif. Syare’i Abdul Rosyid, anggota DPRD
Jateng dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) daerah
pemilihan (dapil) IX meliputi Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal dan
Kota Tegal, diduga terlibat atas dugaan penggelapan dana aspirasi
DPRD tahun 2008 sebesar 1,6 M.

Awalnya warga Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes mempertanyakan penggunaan dana aspirasi DPRD tahun 2008 senilai 1,6 M yang diduga ditilep oleh perantara proposal bernama Amaludin Subaweh warga Desa Randusanga Kulon yang notabene adik ipar dari Syare’i Abdul Rosyisd, anggota DPRD Jateng tersebut.

Anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) Randusanga Kulon, Ego Meranoer ketika diwawancarai oleh salah satu media harian, Senin (30/3) menuturkan, dana aspirasi DPRD itu pernah diusulkan melalui proposal oleh warga, melalui salah satu anggota DPRD Jateng, Syare’i Abdul Rosyid.

Sebenarnya dana aspirasi tersebut telah ditransfer kepada Nurhasim sebagai pengurus Masjid Alhidayah dan Ika Merdekawati pengurus Mushola Al Mubarokah. Keduanya warga Desa Randu Sanga Kulon. “Tidak ada pembangunan Masjid danMushola, semua fiktif. Diperkirakan dana sebesar 1,6 M dibawa kabur ke Arab oleh pelaku,” ujar Ego.

Tidak hanya itu, masih menurut Ego, pelaku juga diduga melakukan perbuatan yang sama di wilayah Bulakamba. Dana aspirasi dari DPRD Provinsi Jateng untuk pengembangan home industry bagi para pengrajin tahu dan tempe serta budidaya jangkrik di Kecamatan Bulakamba ternyata juga tidakdisalurkan kepada yang berhak.
Kasus ini sudah ditangani pihak kejaksaan Negeri Brebes. Ketika hendak dikonfirmasi NunukSugiarti tidak berada ditempat. Namun pemeriksaan telah dilakukansenin lalu kepada Nurhasim, pengurus pembangunan masjid fiktif
tersebut. (TR)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar